Jumat, 24 Maret 2017

Pelaksanaan UNBK 2017

Berbicara mengenai Ujian Nasional Berbasis Komputer atau yang biasa disingkat dengan UNBK, saat ini memang sedang marak dibicarakan. Ujian Nasional sudah di depan mata yang diperkirakan akan diadakan pada pertengahan April 2017. Kabarnya, UNBK akan diberlakukan di banyak sekolah pada bulan April ini.
Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan tentang rencana diadakannya UNBK di daerah tempat kelahiran saya, yaitu Temanggung. Temanggung yang dikenal sebagai Negeri Tembakau ini sudah melaksanakan UNBK sejak tahun lalu. Walaupun kota kecil ini terletak di lereng Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro, namun koneksi internet di daerah tersebut juga tidak mencemaskan, sehingga dapat membantu memperlancar pelaksanaan UNBK. Pada tahun 2016, UNBK hanya dilaksanakan di sedikit sekolah negeri yang letaknya di pusat kota. Tahun 2017 ini, pelaksanaan UNBK di SMP meningkat dari satu sekolah menjadi lima sekolah, di SMA pun meningkat. Bukan hanya SMA, SMK pun pada April mendatang akan melaksanakan ujian nasional berbasis komputer. Dari data tersebut, dapat dikatakan bahwa Temanggung sudah semakin baik dalam bidang pendidikan karena dukungan kemajuan teknologi.
Menurut saya, penerapan UNBK ini memang lebih efektif jika kita memandang dari segi waktu. Hal tersebut dikarenakan pengisian jawaban dari soal dengan cara meng-klik tombol mouse hanya memerlukan waktu yang sangat singkat, sehingga waktu yang lainnya dapat digunakan untuk  memahami soal secara mendalam dan memikirkan jawaban yang tepat. Berbeda dengan ujian berbasis komputer, penerapan ujian yang dilakukan dengan menghitamkan jawaban secara melingkar menggunakan pensil dan harus dilakukan secara tepat justru akan menghabiskan lebih banyak waktu.
Bagaimanapun, beberapa sekolah masih belum bisa menerapkan ujian nasional berbasis komputer karena keterbatasan fasilitas terutama teknologi dan kendala tempat yang masih sulit dengan koneksi internet. Harapan saya, semoga Temanggung akan lebih baik dalam bidang pendidikan dan memanfaatkan kemajuan teknologi lebih maksimal di hari esok.

Senin, 20 Maret 2017

Mind Map with Edraw Max

Mind Map Ekosistem
Pada artikel sebelumnya, saya sudah membahas mengenai peta konsep dan peta pikiran. Nah, dalam postingan kali ini saya akan berbagi mengenai mind map (peta pikiran) yang saya buat menggunakan salah satu aplikasi yang digunakan untuk membuat peta pikiran, namanya adalah Edraw Mind Map atau biasa disebut juga Edraw Max. Sebelum membuat mind map menggunakan aplikasi tersebut, tentunya kita perlu membuat coretan-coretan mind map agar mempermudah saat diaplikasikan menggunakan Edraw Max. Jangan lupa diberi gambar-gambar ya, teman-teman agar mind map yang Kalian buat menjadi lebih menarik.
Mari, teman-teman kita simak seperti apa mind map  dalam pembelajaran IPA  siswa sekolah dasar kelas 6 buatan saya mengenai Ekosistem!


Nah, gimana nih, teman-teman mind map buatan saya. Silahkan tuliskan komentar Kalian di kolom komentar, ya. Terima kasih sudah berpartisipasi :)

Senin, 13 Maret 2017

Peta Konsep dan Peta Pikiran

Ayo, Kita Ketahui
Perbedaan Peta Konsep dan Peta Pikiran!
Hallo, teman-teman semua! Apakah kalian pernah mendengar apa itu peta konsep? Atau mungkin pernah mendengar apa itu peta pikiran? Nah, sekarang mari kita pelajari bersama apa yang disebut dengan peta konsep dan peta pikiran serta perbedaan dari keduanya. Yuk, kita simak bersama!

Pengertian dari peta konsep atau dalam bahasa Inggris sering kita sebut dengan concept map adalah sebuah bagan yang berisi konsep-konsep yang saling berhubungan. Peta konsep ini berfungsi sebagai ringkasan dari suatu pengetahuan yang ditulis konsep-konsepnya untuk dipahami oleh pembuatnya atau pembacanya. Syarat menuliskan peta konsep ini harus benar-benar mengetahui konsep dari topik yang akan ditulisnya. Peta konsep ini lebih tersusun rapi karena hanya berisi tulisan dan garis sehingga terkesan kaku atau formal. Peta konsep biasa kita temui di buku-buku pelajaran.
Berbeda dengan peta pikiran, peta pikiran atau yang akrab disebut mind map memang sesuai namanya. Mind map adalah poin-poin yang bercabang dan terkait dari suatu hal atau materi kemudian disusun sesuai pemikiran si pembuatnya, sehingga akan menonjolkan daya kreatifitas. Biasanya, peta pikiran lebih menarik karena selain adanya tulisan, ada juga simbol-simbol atau pun gambar yang berwarna-warni. Peta pikiran jarang kita temui di buku-buku pelajaran karena biasanya peta pikiran ini dibuat secara manual ketika kita meringkas suatu hal di selembar kertas, dibuat cabang-cabang dan poin-poin, kemudian diberi simbol-simbol dan gambar untuk lebih mudah dipahami.
Oh iya, teman-teman, perlu kita ketahui juga bahwa sekarang ini kita dapat membuat mind map dengan bantuan teknologi, loh. Ada aplikasi yang akan membantu kita untuk membuat mind map, yaitu Edraw Mind Map. Edraw Mind Map ini menyediakan berbagai fasilitas untuk membuat peta pikiran dengan kemajuan ICT. Aplikasi tersebut menyediakan kolom-kolom unik, garis-garis sebagai tanda cabang atau panah, clip art, dan sebagainya, sehingga kita hanya tinggal memilih dari fasilitas yang ada untuk membuat mind map sesuai yang kita inginkan.

Itu tadi penjelasan tentang peta konsep dan peta pikiran menurutku ya, teman-teman. Jadi jika ada kekurangtepatan mohon dimaafkan dan juga jika teman-teman memiliki pendapat lain, boleh kok tulis di komentar. :)

Jumat, 10 Maret 2017

Kenali Hyperlink, Kenali Juga VBA

VBA (Visual Basic for Applications) merupakan salah satu dari sekian banyak fasilitas yang ada di Power Point. VBA ini berfungsi untuk membuat kuis melalui Power Point, terkhusus adalah soal yang berbentuk option-option atau pilihan ganda. VBA bisa meneliti apakah jawaban yang dipilih sudah benar atau masih salah. Dari pilihan jawaban itulah, VBA dapat otomatis menampilkan nilai dari keseluruhan soal yang telah dikerjakan. Nah, bagi kamu-kamu yang ingin menjadi seorang pendidik terutama di sekolah, sangat perlu untuk mempelajari VBA. Berikut adalah contoh hasil VBA yang saya buat untuk latihan siswa sekolah dasar yang berisi seppuluh soal: Jangan takut salah dalam belajar! Semoga bermanfaat!

Senin, 06 Maret 2017

Pemanfaatan Hyperlink untuk Membuat Media Pembelajaran

Membuat media pembelajaran merupakan hal yang penting bagi seorang guru. Seorang guru memang seharusnya membuat suatu media untuk menyampaikan materi agar meningkatkan pemahaman dan ketertarikan dari peserta didik. Berikut ini adalah contoh media pembelajaran menggunakan Power Point dengan memanfaatkan hyperlink. Selamat Belajar!

Semakin Hari Semakin Mengenal ICT

Abad 21, Abad Pendekatan dengan ICT
Abad 21 merupakan abad dimana globalisasi tidak dapat dihindari. Dalam bidang teknologi, globalisasi dapat sebagai sumber memajukan teknologi informasi dan komunikasi. Adanya globalisasi juga memberikan dampak tersendiri, tak terkecuali dalam bidang pendidikan. Dalam bidang pendidikan, globalisasi lebih banyak memberikan dampak positif karena kemajuan ICT (Information Communication Technology). ICT inilah yang sekiranya berperan sebagai solusi dam akan membantu mengatasi masalah pendidikan di abad 21.





Memasuki abad 21, terjadi banyak perubahan paradigma dalam bidang pendidikan, diantaranya adalah:
  • Metode yang digunakan guru saat mengajar
Sekarang ini hampir semua guru yang mendidik para siswanya tidak lagi dengan metode ceramah yang hanya melulu memberikan pelajaran Bahkan, metode semacam ini di dunia pendidikan sudah mulai dianggap membosankan karena metode semacam ini membuat siswa pasif dalam kegiatan pembelajaran sehingga kurang menarik minat siswa. Metode yang digunakan guru pada abad 21 ini membawa siswa dalam kegiatan belajar mengajar yang aktif.
  • Kurikulum yang menyesuaikan perkembangan teknologi
Penerapan kurikulum di Inonesia pada masa sekarang ini adalah Kurikulum 2013. Sebelumnya, Inonesia menerapkan Kurikulum KTSP 2006. Kurikulum KTSP 2006 lebih menekankan pada aspek pengetahuan, sedangkan Kurikulum 2013 menekankan pada keseimbangan soft skills  dan hard skills yang meliputi aspek sikap, keterampilan, dan pengetahuan. Pada Kurikulum KTSP 2006, TIK atau ICT hanya sebagai mata pelajaran, sedangkan pada Kurikulum 2013 TIK sebagai media pembelajaran. Jadi, memasuki abad 21 ini justru mengarahkan pendidikan terutama pemaksimalan pemanfaatan ICT dalam kegiatan belajar mengajar.
  • Penggunaan teknologi yang dimaksimalkan
Teknologi yang saat ini sebagai fasilitator dalam kegiatan belajar mengajar tentunya memberikan lebih banyak manfaat dalam bidang pendidikan. Tak sedikit guru yang pada abad 21 ini menggunakan ICT sebagai media dalam pembelajarannya, misalnya menampilakan materi dengan Power Point agar pembelajaran lebih menarik dan dapat tersampaikan dengan baik.

Minggu, 26 Februari 2017

First Reflection of MPB ICT

ICT, Bantu Aku Menyusun Materi, dong!
Teman-teman, kali ini aku akan menceritakan tentang apa yang kupelajari pada pertemuan kedua tanggal 21 Februari mata kuliah MPB ICT (Media Pembelajaran Berbasis Information Communication Technology). Pada pertemuan tersebut, aku dan teman-teman belajar tentang cara menyusun materi pembelajaran menggunakan Microsoft Power Point, terutama dalam penggunaan hyperlink. Materi tersebut sangat bermanfaat bagi aku dan Kalian para calon guru ataupun yang sudah menjadi guru. Dibalik Microsoft Power Point yang memiliki fungsi utamanya yaitu presentasi, ternyata terdapat satu hal lain yang sangat bermanfaat untuk membantu membuat media pembelajaran. Hyperlink namanya. 
Image result for hyperlink
Hyperlink ini berfungsi untuk menghubungkan satu bagian dalam slide yang acak (tidak berurutan), halaman web, atau pun ke file yang ada dalam folder lain. Pada pertemuan tersebut, aku dan teman-teman diminta untuk mencoba membuat bahan ajar menggunakan Microsoft Power Point dan memanfaatkan hyperlink. Akhirnya, aku memutuskan untuk membuat materi tentang Peninggalan Bersejarah yang merupakan materi kelas V sekolah dasar.
Ayo teman-teman semua, rajin-rajin belajar membuat media pembelajaran menggunakan Power Point! Power Point ini akan membantu kalian menyusun materi. Semangat belajar, ya!

My Elementary School vs. Elementary School Today

Berbincang tentang Sekolah Dasar dan ICT

Berbicara mengenai sekolah dasar, aku mengingat sekolah dasarku kala itu. Aku bersekolah di SD Negeri 1 Temanggung 2, sekolah yang terletak di Jalan Gilingsari No 1 A, Temanggung 2, Temanggung, Jawa Tengah. Kala itu adalah zaman saat aku masih sangat polos, begitu juga dengan sekolah dasar yang kutempati. Polos bukan berarti datar dan tidak tahu mengenai apa-apa, akan tetapi polos yang dimaksud adalah masih belum terlalu mengenal teknologi.
Dahulu, aku memang bersekolah dikenalkan dengan teknologi, namun hanya berupa materi dan teori serta sedikit praktik. Dalam keseharianku, aku tak selalu bermain dengan teknologi informasi dan komunikasi di sekolah. Hal ini dikarenakan tempat sekolah dasarku belajar belum menyediakan komputer, LCD, maupun Proyektor di setiap kelasnya, sehingga pembelajaran di kelas dilakukan tanpa adanya bantuan ICT. Meskipun begitu, di sekolahku dulu ada ruangan khusus yang digunakan untuk mengenal lebih jauh mengenai ICT atau yang biasa kita sebut dengan TIK. Ruangan tersebut biasanya digunakan untuk praktik mata pelajaran TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Jadi, walaupun aku dan teman-temanku tidak selalu dihadapkan pada ICT, kami tetap mengenal tentang hal itu. Beberapa dari temanku juga sudah memiliki komputer ataupun laptop di rumahnya, namun itu hanya sebagian kecil. Aku sendiri baru disediakan komputer oleh orang tuaku ketika aku kelas V.

Bagaimanapun, sekolah dasar pada masaku dan pada masa sekarang tentunya memiliki perbedaan yang cukup kuat. Pada masa sekarang, teknologi sudah semakin canggih, bahkan hampir semua sekolah dasar sudah menyediakan komputer di setiap kelasnya, tak memandang kelas atas ataupun kelas bawah. Saat ini teknologi semacam ini dirasa sangat penting untuk membantu proses pembelajaran. Dengan adanya teknologi, kita bisa memberikan pembelajaran dengan lebih mudah dan efektif serta menarik, sebagai contoh seorang guru dapat menampilkan video ketika pembelajaran tentang bagaimana proses bencana alam, memperdengarkan audio ketika proklamasi kemerdekaan, serta dapat digunakan untuk menayangkan presentasi yang berisi materi yang juga disertai gambar-gambar. Hal ini tentunya akan menarik minat peserta didik. Sekolah dasar pada masa sekarang ini memang sudah berkembang.
Setelah ditelusuri lebih jauh mengenai perbedaan sekolah dasar pada masaku dengan sekolah dasar pada masa kini, memang sangat terlihat perbedaannya. Bagaimana pun itu, aku tetap mencintai sekolah dasarku pada kala itu, karena disanalah aku belajar dan berkembang hingga sekarang menjadi seperti sebaik ini dan tentunya mengenal ICT. 

Selasa, 14 Februari 2017

Dua Patah Kata tentang Blog

Hal yang Saya Pikirkan tentang Blog 
 
Blog merupakan salah satu media sebagai berbagi informasi dan pengetahuan yang ada dalam internet. Pengguna internet tentu sangat mengenal Blog, entah ia memiliki Blog ataupun tidak, yang pasti ia pernah melihat Blog yang ditulis oleh seseorang. Biasanya, masyarakat mengetahui Blog saat ia sedang mencari suatu informasi atau artikel tertentu. Jika dilihat sebelah mata, Blog seakan-akan memiliki banyak manfaat, namun ternyata ada beberapa kekurangannya juga. Mari simak beberapa poin-poin berikut!

Berikut ini adalah beberapa manfaat adanya Blog:
  • Blog membantu para pelajar atau peserta didik dalam menerima bahan ajar dari guru maupun dosen
  • Blog sebagai media penambah informasi, wawasan, dan pengetahuan bagi masyarakat
  • Blog dapat sebagai media perantara memposting tugas kepada guru ataupun dosen
  • Blog dapat meningkatkan kreatifitas bagi penulis maupun pembacanya
  • Blog dapat dijadikan sebagai media untuk mengasah pikiran ketika si penulis ingin menyampaikan ide-idenya dalam postingannya

 Walaupun memiliki beberapa manfaat, Blog juga memiliki kekurangan, antara lain:
  • Banyak orang yang meng-copy - paste hasil tulisan seseorang tanpa izin kepada si penulis. Biasanya hal ini terjadi dalam dunia pendidikan di kalangan pelajar, yaitu ketika peserta didik diminta untuk mengerjakan tugas mengenai artikel-artikel atau karangan. Hal ini tentu akan sangat merugikan bagi si penulis, karena dapat dikatakan bahwa idenya dicuri oleh orang lain.
  • Adanya oknum tidak bertanggung jawab yang memposting, mengunggah, atau menayanngkan hal-hal yang kurang layak dalam Blog, misalnya sesuatu yang berbau pornografi. Blog dapat diakses oleh  khalayak ramai, tak terkecuali anak-anak.
  • Pengguna Blog yang menyebarkan berita-berita atau informasi-informasi yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya atau yang akhir-akhir ini sering disebut hoax. Informasi-informasi semacam ini tentunya sangat merugikan banyak pihak, yaitu orang-orang yang terkait dalam postingan maupun masyarakat pembaca.

Semua hal tentu memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, tak terkecuali Blog. Sebagai pengguna Blog, bijak-bijaklah dalam menulis apapun! Etika dalam dunia Blog juga sangat diperlukan.

Pembelajaran Berbasis ICT (Information Communication Technology)

Manfaat Pembelajaran Berbasis ICT (Information Communication Technology)
Teknologi memang tidak dapat dipungkiri kian merambah dalam keseharian kita. Nyatanya, teknologi juga sangat berpengaruh terhadap kehidupan, salah satunya adalah bidang pendidikan. Dalam bidang pendidikan, sekaligus sebagai pendidik, kita dapat menggunakan teknologi yang ada sebagai media untuk memberikan pembelajaran, utamanya dalam era globalisasi ini. Beberapa manfaat media pembelajaran berbasis ICT yang perlu Kamu ketahui, antara lain:
  • Penggunaan ICT meningkatkan kreatifitas bagi guru maupun peserta didik
Hal ini dapat diterapkan oleh para pendidik ketika menyampaikan materi menggunakan Power Point misalnya. Penggunaan Power Point yang disertai gambar atau animasi disusun dan ditata dalam slide dengan sangat kreatif oleh guru. Slide tersebut akan dilihat oleh peserta didik yang kemudian dapat dijadikan contoh oleh peserta didik dalam membuat catatan mereka yang dilengkapi dengan gambar-gambar mengenai topik yang sedang dibicarakan. Hal ini secara otomatis akan menngasah kretifitas peserta didik.
  • Pembelajaran yang menggunakan media ICT sangat menarik 
Menarik yang berarti membuat peserta didik menjadi lebih fokus dan tidak cepat bosan dengan materi yang diajarkan, contohnya penggunaan video dalam pembelajaran IPS yang menayangkan tentang bangunan-bangunan bersejarah, dalam pembelajaran IPA yang menayangkan tentang proses fotosintesis, dan lain-lain.
  •  Penggunaan ICT  lebih mudah dipahami
ICT  dapat membantu seorang pendidik dalam menyampaikan materi terhadap peserta didik. Berbagai macam aplikasi yang menunjang dapat dimanfaatkan sebagai media. Aplikasi tersebut misalnya Power Point, Windows Movie Player, Picasa, dan Flash. Produk yang dihasilkan melalui aplikasi-aplikasi tersebut tentunya sangat membantu guru sehingga materi yang disampaikan oleh guru akan lebih dapat diterima dan dipahami oleh peserta didik.